Love Exposure / 愛のむきだし / Ai no mukidashi (2008) - Japanese Movie


Imdb : 8.2/10
Genre Action, Comedy, Drama
Country : Japan
Release : 29 November 2008 (Tokyo FILMeX), 31 January 2009
Runtime: 237 Minutes
Language: Japanese
 Director: Sion Sono
Writer: Sion Sono
Producer: Yutaka Morohashi
Cinematography: Souhei Tanigawa
Action Design: Tak Sakaguchi
Distirbutor: Phantom Film
The film is written and directed by Sion Sono. The film gained a considerable amount of notoriety in film festivals around the world for its four-hour duration and themes including love, family, lust, religion and the art of upskirt photography. The first version was originally six hours long, but was trimmed at the request of the producers. The six-hour original cut was later released on Blu-Ray disc. Following its release, it won many awards and garnered positive reviews. At the Berlin International Film Festival, it won the Caligari Film Award and the FIPRESCI Prize.



"Love Exposure" tells an epic tale of love, family, religion, and sex.

Yu Tsunoda and Yoko meet under the most unusual of circumstances. After Yu loses a bet with his friends he agrees to go into the city dressed as a woman and kiss the first woman he sees. When they go into the city Yu and his friends comes across a young teenage girl named Yoko who is surrounded by a group of thugs. Yu, still dressed as a woman, then helps Yoko beat up the gang of thugs. Afterwards Yu kisses Yoko and runs away. Yu for the first time falls in love with a girl, but Yoko falls in love with the woman in drag known only as Miss Scorpion.

Meanwhile, Yu is being followed by Aya Koike, a member of the cult group "Zero Church." Aya Koike devises a plan to bring Yu's entire family into the "Zero Church," but first she will gain the favor of Yoko by masquerading as Miss Scorpion.

Bahasa Indonesia:

Film ini ditulis dan disutradarai oleh Sion Sono. Film ini memperoleh banyak ketenaran dalam festival film di seluruh dunia selama empat jam lamanya dan tema termasuk cinta, keluarga, nafsu, agama dan seni fotografi upskirt. Versi pertama awalnya enam jam lamanya, namun dipangkas sesuai permintaan produsen. Potongan asli enam jam kemudian dilepaskan pada disk Blu-Ray. Setelah dirilis, ia memenangkan banyak penghargaan dan mendapatkan ulasan positif. Di Berlin International Film Festival, ia memenangkan Caligari Film Award dan Hadiah FIPRESCI.

Yu Tsunoda (Takahiro Nishijima) sejak kecil dididik dengan ajaran Kristen. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, ibu Yu mengharapkan semoga kedepannya Yu akan menemukan sosok Perawan Maria sebagai asosiasi sebagai cinta. Ayahnya memutuskan menjadi pendeta setelah ibu Yu meninggal dunia. Ayah Yu mengharapkan Yu melakukan pengakuan dosa setiap harinya. Sekecil apapun dosa kesalahan yang Yu perbuat. Gara-gara harapan dan permintaan kedua orangtuanya ini, Yu mulai bereksperimen dengan dosa. Puncaknya adalah ketika dia berperan sebagai fotographer panty shot. Di segmen ini kita bisa dibuat tertawa namun ada kemungkinan muak dengan berbagai trik cantik yang dibuat oleh Yu.

Pencarian Yu berhenti ketika dia bertemu dengan Yoko (Hikari Mitsushima). Yu melihat Perawan Maria di dalam diri Yoko. Dari sekian banyak panty shot, hanya Yoko yang bisa membuat Yu bergairah. Masalahnya, Yoko bertemu dengan Yu dan jatuh cinta saat Yu berperan sebagai Miss Scorpion. Suatu ketika Aya Koike yang sangat manipulatif sekaligus kejam mencoba untuk menggaet keluarga Yu agar masuk ke dalam gereja aliran agama yang Aya anut. Aya inilah yang membuat Yu dan Yoko bertemu tanpa disadari keduanya. Dengan masuknya ayah Yu, diharapkan akan diikuti oleh para jemaah gereja yang dikelola oleh Ayah Yu.


Takahiro Nishijima - Yū Honda
Hikari Mitsushima - Yōko Ozawa
Sakura Ando - Aya Koike
Makiko Watanabe - Kaori Fujiwara
Atsuro Watabe - Tetsu Honda

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1


Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel