Advertisement

Sinopsis Spirited Away (2001) - Film Jepang


Imdb: 8.6/10
Pemeran: Rumi Hiiragi, Miyu Irino, Mari Natsuki, Bunta Sugawara, Yumi Tamai, Tsunehiko Kamijō, Takehiko Ono, Akio Nakamura, Tatsuya Gashūin, Yō Ōizumi, Ryūnosuke Kamiki, Takashi Naitō, Yasuko Sawaguchi, Koba Hayashi, Ken Yasuda.
Genre: Anime, Animation, Adventure, Fantasy, Family
Negara: Jepang
Rilis: 20 Juli 2001
Durasi Tayang: 125 minutes
Bahasa: Japanese
Sutradara: Hayao Miyazaki
Penulis: Hayao Miyazaki
Produser: Toshio Suzuki
Sinematografer: Atsushi Okui
Perusahaan Produksi: Studio Ghibli
Distributor: Toho
Judul Lainnya: Sen to Chihiro no Kamikakushi


Sinopsis:

Cihiro (berusia 10 tahun) pindah ke kota lain bersama orang tuanya. Cihiro tidak senang dengan rencana kepindahan tersebut dan hanya mempertimbangkan bagaimana rencana tersebut memengaruhi dirinya, mengeluh tentang semuanya termasuk sekolah barunya.

Saat sedang mencari jalan yang lebih dekat ke rumah baru mereka, Ayah Chihiro mengendara ke jalan kecil yang berakhir ke sebuah bangunan misterius. Orang tua Chihiro penasaran dan masuk melewati gerbang yang gelap dari bangunan tersebut. Di sisi lain, mereka menemukan apa yang mereka asumsikan sebagai taman bermain yang sudah lama ditinggalkan, hingga nantinya diketahui bahwa tempat itu adalah perbatasan antara dunia arwah dan manusia.

Ketika berjalan menyusuri pinggiran sungai, mereka mencium bau makanan dan mengikuti aromanya hingga sampai ke desa kecil yang penuh dengan restoran. Walaupun restoran tersebut sepertinya kosong, mejanya penuh dengan makanan. Orang tua Chihiro memakan makanan tersebut dengan sangat lahap, tetapi Chihiro tidak ikut masuk karena takut pemilik makanan tersebut akan marah dan menangkap mereka. Ketika mereka menawarkan makanan, dia menolak dan lari. Makanan tersebut nantinya merubah orang tua Chihiro menjadi babi. Chihiro kemudia melihat sebuah jembatan yang menuju tempat pemandian umum yang besar. Sebelum sampai, seorang anak lelaki bernama Haku, mendekatinya dan memperingati dirinya untuk pergi sebelum matahari terbenam. Saat itu juga, langit mulai gelap dan lampu di pemandian tersebut dinyalakan. Haku memberitahu Chihiro untuk menyeberangi sungai secepat mungkin sementara dia akan mengalihkan perhatian lainnya.

Chihiro berlari kembali ke restoran ketempat orang tuanya makan dan mendapati bahwa mereka telah berubah menjadi babi. Dia sangat terkejut dan ketakutan lau mencoba kembali ke mobilnya. Dia dihentikan di tengah jalan karena melihat padang rumput yang telah dilewati sebelumnya telah tenggelam oleh air.

Chihiro semakin bingung ketika tubuhnya perlahan menjadi transparan. Haku menemukannya dan memberinya makanan dari dunia arwah, jadi sekarang dia tidak lagi menjadi transparan. Haku membantu Chihiro untuk menyelinap masuk ke pemandian umum, yang dimiliki oleh seorang penyihir bernama Yubaba. Haku memberi tahu Chihiro bahwa satu-satunya cara agar dia hidup selamat di dunia arwah adalah dengan bekerja di pemandian umum untuk menyelamatkan orang tuanya.


Chihiro menuruti nasihat Haku dan menuju ke ruangan pemanas dan meminta Kamaji, seorang pegawai disitu, untuk sebuah pekerjaan. Dia menolak sampai salah seorang pegawainya jatuh di batubara. Chihiro mengambil batu bara tersebut dan menaruhnya di pemanas air. Walaupun batubara tersebut sangat berat, dia bisa menuntaskan pekerjaannya. kamaji sangat puas dan memutuskan untuk membantu Chihiro menemukan sebuah pekerjaan dengan meminta seorang gadis bernama Rin (Lin) untuk membawa Chihiro ke Yubaba.

Chihiro menemukan Yubaba berpenampilan regal tetapi mengerikan. Chihiro meminta izin untuk berkerja, mengindahkan penolakan berulang oleh Yubaba. yubaba kemudian menerima dengan syarat Chihiro memberikan namanya ke Yubaba. Penyihir tersebut mengambil kendali nama Chihiro, menaruh tanda tangan dalam kontrak dan hanya menaruh salah satu karakter nama Chihiro di kertas kontrak. Karakter kanji dengan salah satu goresan dihilangkan dibaca "Sen." Sekarang Chihiro berganti nama menjadi Sen, Chihiro ditugaskan menjadi asisten Lin

Pagi besoknya, Haku memberitahu Sen bahwa orang tuanya di dalam kandang bersama dengan babi-babi lainnya. Haku memberi Sen baju lamanya dan kartu dari bingkisan selamat tinggal dan bunga. Sen membaca kartunya dan mengingat namanya, sekali mereka melupakan namanya, sama seperti Haku melupakan namanya sendiri, maka akan sepenuhnya dimiliki oleh Yubaba.

Sen mendapat kesulitan dalam menyesuaikan diri pada kehidupan barunya tetapi Sen berhasil mendapatkan rasa hormat dengan membantu pelanggan yang sangat menyusahkan, sebuah "arwah bau" yang mengerikan dan menyeramkan. Sen membantu membersihkan arwah bau dan mengetahui bahwa dia adalah arwah sungai yang kuat dan kaya raya, yang terpolusi. Sen berhasil membersihkannya dengan bantuan dari roh misterius yang mirip arwah gentayangan yang dipanggil No Face (Kaonashi), yang tertarik dengannya karena kebaikannya pada masa lalu.


Pemandian tersebut mengeluarkan monster ke No Face. memungkinkannya untuk memberi lumpur terlihat seperti emas, dia melayani rasa tamak para pegawai pemandian. Dia lalu menjadi liar dan memakan semua yang ada dalam jarak pandangnya, termasuk tiga pegawai pemandian.

Sementara No Face berubah menjadi monster yang tidak pernah kenyang, Haku kembali ke pemandian dengan bentuk naga, dikejar dan diserang oleh sekumpulan besar burung kirigami (kertas) sihir. Terluka parah, dia menemukan jalan ke kanor Yubaba. Sen mengenali naga tersebut sebagai Haku dan pergi melihatnya, tidak sadar kalau dia diikuti oleh salah satu burung kertas.

Ketika mencari Haku, Sen bertemu dengan bayi Yubaba bernama Boh, yang ingin bermain dengannya. Sen melarikan diri darinya dan melihat pelayan Yubaba, tiga kepala tanpa badan yang dipanggil Kashira, mencoba mendorong Haku hingga jatuh. Burung kertas yang mengikuti Sen berubah menjadi Zeniba (saudari kembar Yubaba), yang mengejar Haku karena dia mencuri segelnya. Sebuah mantra dipasang dalam segel itu sehingga siapapun yang mencurinya akan mati.

Zeniba mengubah sang bayi menjadi tikus, pelayan harpy Yubaba menjadi burung kecil, dan tiga kepala melayang menjadi mirip Boh, untuk mengolok-olok Yubaba. Haku memotong kertasnya menjadi dua dengan ekornya, yang menyebabkan kehadiran Zeniba menghilang. Dia lalu jatuh ke perapian, membawa serta Sen, tetapi mereka selamat mendarat di ruangan pemanas. Sen memberi makan Haku kue herbal dari Roh Sungai, yang menyebabkan dia memuntahkan segel yang telah dicuri. Dalam segel ada siput hitam, yang dihancurkan Sen karena perintah Kamaji. Dia membantu Haku dengan mengembalikan segel Zeniba dan meminta maaf atas namanya. Kamaji memberi Sen tiket kereta dan memberi tahu bagaimana cara menuju tempat Zeniba.

Sebelum pergi, Sen kembali ke pemandian untuk menemui No Face, yang memanggilnya dalam kemarahannya. Dia memberinya makan dari sisa kue herbal roh sungai, yang menyebabkan dia memuntahkan semua makanan dan tiga pegawai pemandian yang sudah dimakannya. Kerakusannya telah tersembuhkan ketika dia mengikuti Sen keluar. Sen dan No Face, ditemani oleh Boh dan pelayan terbang Yubaba, menaiki kereta untuk pergi ke rumah Zeniba di dasar Rawa.

Di pemandian, Haku memulihkan diri dari lukanya. Ketika Yubaba mengetahui anaknya, Boh, telah hilang, dia sangat marah. Haku meminta perjanjian dengannya untuk mengambil kembali bayinya, dan balasannya, dia meminta Yubaba mengirim Sen dan kedua orang tuanya kembali ke dunia manusia. Yubaba setuju, dengan satu syarat: Chihiro harus mengenali orang tuanya di antara babi-babi yang lain.

Di pondokan Zeniba, Sen mengetahui kalau siput hitam yang dihancurkannya ditaruh di dalam Haku oleh Yubaba, dan membuatnya bisa mengontrol Haku. Zeniba memberi tahu Sen kalau mantra tersebut hanya akan binasa oleh cinta.

Haku dalam bentuk naganya, menemukan Sen di tempat pondokan Zeniba. Zeniba memaafkannya karena telah mencuri segel miliknya dan mengundang No Face untuk tinggal bersamanya. Haku membawa Sen kembali ke pemandian, dan ketika berlalu di angkasa, Chihiro ingat pernah bertemu Haku sebelumnya: ketika dia masih kecil, dia tenggelam di sungai dan terselamatkan karena dibawa oleh ombak ke pinggiran. Dia diselamatkan oleh Haku, yang merupakan roh dari sungai Kohaku. Dia lalu memberitahu Haku kalau nama aslinya adalah Kohaku, sehingga membebaskannya dari sihir yubaba. Lalu mereka saling menyukai satu sama lain.

Di pemandian, Chihiro harus menyelesaikan satu tugas terakhir untuk membebaskan orang tuanya: dia harus memilih orang tuanya dari sekumpulan babi. Dengan sangat berani Chihiro menerima tantangan tersebut dan menjawab pertanyaan dengan benar, yaitu tidak ada satupun dari babi itu merupakan orang tuanya. Mereka lalu dibolehkan untuk kembali ke dunia manusia karena menjawab dengan benar. Haku meninggalkan Chihiro tetapi berjanji kalau mereka akan bertemu lagi lain waktu.